Protokol VPN Apa yang Sebaiknya Saya Pakai?

Jaringan Privat Virtual (VPN) merupakan solusi sangat berharga untuk masalah yang lazim di masa kini – menjaga anonimitas dan keamanan Anda saat berada di internet. Sekelompok orang yang ingin tahu di antara berjuta-juta pengguna VPN kemungkinan besar tertarik tidak hanya untuk mendapatkan VPN tetapi juga mempelajari lebih jauh tentang luar dan dalamnya. Artikel ini diarahkan kepada Anda yang ingin mengenal lebih baik atas protokol VPN, serta mana yang sebaiknya Anda lihat dan kemudian memilihnya.

Kami sudah pernah memberikan penjelasan mendalam tentang berbagai protokol VPN, bersama dengan kebaikan dan keburukannya. Bila Anda ingin mengenalnya dengan lebih mendetail, pastikan untuk membacanya dahulu. Artikel ini akan memberikan informasi lebih ringkas bagi mereka yang ingin jawab cepat dan sederhana atas protokol VPN terbaik secara keseluruhan.

Dasar-dasar Protokol

Dalam hal Anda baru memulainya dari permulaan, protokol VPN dalam istilah yang paling simpel adalah komponen vital dari setiap layanan VPN. Mereka adalah tulang punggung yang terdiri dari protokol transmisi dan standar enkripsi serta menyediakan Anda akses timbal-balik cepat dan aman ke server-server VPN. Ada lima protokol utama VPN: OpenVPN, PPTP, L2TP/IPSec, IKEv2, dan SSTP. Seiring berjalannya waktu, keunggulan dari beberapa layanan telah menempatkannya di garis depan, sedangkan kelemahan dari yang lain telah menandainya sebagai salah satu yang sebaiknya dihindari. Namun, ada kasus-kasus tertentu ketika satu protokol mungkin lebih unggul dari yang lainnya. Berikut ini ringkasan padatnya:

  • OpenVPN boleh menjadi protokol pilihan Anda. Protokol ini merupakan opsi paling lengkap, menyajikan keseimbangan sempurna antara kecepatan, keamanan, dan keandalan – malah, sebagian besar layanan VPN menggunakannya sebagai standar.
  • IKEv2 sangat bagus untuk perangkat seluler/mobile oleh karena kemampuannya untuk menghubungkan Anda kembali sekiranya Anda kehilangan koneksi ke internet (misalnya saat melintasi jalan pegunungan atau memasuki terowongan). Kecepatan adalah keuntungan terbesar untuk protokol ini, tetapi sudah tentu dibarengi dengan keterbatasan platformnya dan kesulitan proses penyiapannya.
  • L2TP/IPSec merupakan alternatif yang lumayan, namun dengan alasan tertentu Anda tidak dapat memakai OpenVPN. Contoh yang ideal untuk protokol yang serba bisa, tetapi tanpa keunggulan khusus, protokol ini merupakan pilihan yang solid untuk kegunaan yang tidak kritis.
  • SSTP dapat membuktikan mampu memenuhi semua kebutuhan Anda atas VPN, dengan syarat Anda menggunakan Windows. Sebagai bagian dari sistem operasi, protokol ini terintegrasi sepenuhnya dan mudah digunakan – dan mendapatkan dukungan penuh Microsoft. Namun demikian, mengatur protokol SSTP pada protokol lain luar biasa sulit, atau mungkin mustahil. Fakta bahwa ini merupakan teknologi milik dari Microsoft bisa jadi persoalan bagi sementara orang.
  • PPTP – Cobalah untuk tidak menggunakan protokol ini kecuali Anda benar-benar terpaksa. Ini merupakan protokol paling lawas dan waktu rupa-rupanya tidak cukup berbaik hati padanya. Meskipun kecepatannya bagus, keamanannya sama sekali tidak ada. Hindari protokol ini jika Anda menghargai privasi Anda.

Detail Protokol

Berikut ini beberapa aspek paling penting dari masing-masing protokol VPN:

OpenVPN

  • Protokol sumber terbuka yang relatif baru, dianggap sebagai “standar emas” oleh karena keandalannya.
  • Luar biasa populer pada layanan pihak ketiga, tidak mendukung aplikasi bawaan untuk platform apa pun.
  • Mendukung beraneka ragam algoritme, menjamin level keamanan terbaik.
  • Salah satu protokol paling cepat dari yang ada – kecepatan tergantung dari level enkripsi, tetapi pengguna reguler tidak akan merasa terhalang dalam mayoritas kasus.
  • Pengaturannya mungkin pada awalnya kelihatan rumit, tetapi setiap layanan VPN yang produktif dilengkapi dengan proses otomatis yang memerlukan campur tangan pengguna minimal.

IKEv2 (Internet Key Exchange v2/Pertukaran Kunci Internet v2)

  • Protokol kanalisasi berbasis IPsec, dikembangkan oleh Microsoft dan Cisco.
  • Stabil dan aman berkat kemampuan koneksi ulangnya dan mendukung berbagai algoritme.
  • Diciptakan dalam hal kecepatan. Relatif lebih cepat daripada L2TP, SSTP, dan PPTP.
  • Mendukung perangkat Blackberry, tetapi sebaliknya terbatas dalam ketersediaan platform
  • Teknologi berlisensi, jadi opini Anda tergantung pada sentimen Anda terhadap Microsoft secara keseluruhan; namun, ada versi sumber terbuka yang identik.

L2TP (Layer 2 Tunneling Protocol/ Protokol Kanalisasi Lapis 2)

  • Berasal dari L2F dari Cisco dan PPTP dari Microsoft.
  • Tidak menawarkan keamanan milik sendiri sama sekali, itulah kenapa biasanya dipasangkan dengan IPSec.
  • Terintegrasi dengan semua perangkat/sistem operasi yang kompatibel VPN.
  • Protokol serba bisa yang lumayan, tetapi tudingan kebocoran baru-baru ini sebagai bukti berisiko karena NSA.
  • Tidak menawarkan keunggulan nyata bila dibandingkan dengan OpenVPN.

SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol/ Protokol Kanalisasi Soket Aman)

  • Pertama kali diperkenalkan dalam Windows VIsta SP1 oleh Microsoft.
  • Terintegrasi sepenuhnya dalam Windows – platform lain mungkin tidak dapat menggunakannya.
  • Menembus dengan mudah sebagian besar dinding api.
  • Sebagai teknologi milik Microsoft, menawarkan sedikit ketenangan atas ke mana perginya data Anda.
  • Cepat dan relatif aman, tetapi rentan terhadap jalan belakang menjadikannya salah satu protokol yang kurang menarik.

PPTP (Point-to-Point Tunneling Protocol/ Protokol Kanalisasi Titik ke Titik)

  • Protokol VPN pertama yang didukung oleh Windows.
  • Didukung oleh semua perangkat yang berkemampuan vpn.
  • Sangat cepat karena standar enkripsinya lebih rendah.
  • Luar biasa tidak aman – terkenal sebagai mudah diretas oleh NSA sejak lama sekali;
  • Meskipun penyempurnaan Microsoft pada PPTP, mereka terap menyarankan menggunakan protokol-protokol lain seperti SSTP atau L2TP/IPSec.

Kesimpulan

Untuk menyimpulkannya, untuk penggunaan non kritis sehari-hari Anda tidak akan keliru menggunakan OpenVPN, L2TP/IPsec atau IKEv2. SSTP mungkin bisa juga berfungsi untuk Anda (kalau Anda memakai Windows), tetapi kita sebaiknya berhati-hati memanfaatkannya oleh adanya potensi eksploitasi. Hal yang sama berlaku untuk L2TP dan IKEv2 – sesungguhnya memang demikian, nasihat untuk keamanan, protokol tersebut hanya akan setangguh keyakinan Anda pada Microsoft. Meskipun Anda pengguna setia Microsoft, perlakukan PPTP sebagai jalan terakhir; kemampuannya untuk memproteksi privasi Anda benar-benar sudah terlalu kolot.

Satu-satunya cara untuk menjamin sepenuhnya keamanan Anda adalah dengan memilih sebuah protokol yang memiliki reputasi baik, dan sudah bertahan lama karena terkenal tidak memiliki kelemahan. OpenVPN saat ini opsi satu-satunya yang cocok untuk kategori ini. Protokol ini juga satu di antara sedikit protokol aman yang tersedia untuk aneka platform.

Karena posisinya yang vital, mengetahui protokol VPN terbaik apa saja tidak berarti apa-apa bila Anda tidak memilih layanan yang mendukungnya. Oleh karena itu, kami telah menggabungkan dalam sebuah daftar atas VPN terbaik yang ada di pasaran — masing-masingnya memiliki OpenVPN dan protokol cepat dan aman lainnya yang terintegrasi sepenuhnya ke dalam layanan mereka, bersama dengan proses pengaturan mudah untuk pengalaman VPN yang mulus dan akan memenuhi semua ekspektasi Anda. Coba lihat pada:

 

 

Bermanfaatkah ini? Bagikan!
Bagikan di Facebook
0
Tweet ini
0
Bagikan bila Anda pikir Google tidak mengenal Anda dengan baik
0