Proxy vs VPN vs Tor – Memahami Perbedaannya

Tujuan dari penggunaan server VPN dan proxy adalah untuk menyembunyikan identitas pengguna, atau untuk mengelabui lokasi geografis tertentu. Banyak penyedia VPN selain menawarkan VPN juga menawarkan layanan proxy. Sisi yang paling menarik adalah bahwa banyak tersedia server proxy publik yang dapat dimanfaatkan dengan gratis. Namun, yang menjadi masalah sesungguhnya adalah mengetahui dengan pasti perbedaan antara proxy dan VPN. Terutama menjadi semakin penting sampai Anda bisa memutuskan yang manakah yang sesuai dengan kebutuhan Anda, dan tentu saja yang harganya terjangkau. Meskipun keduanya hampir-hampir serupa, mereka bekerja dengan cara berbeda dan memiliki konsekuensi yang berbeda pula. Hal Ini selanjutnya diperkeruh lagi dengan kenyataan kalau Anda akan mendapati banyak macam layanan proxy online yang siap untuk dipilih.
VPN1_620Apakah Server Proxy itu?

Server proxy (secara teknisnya di sebut dengan proxy terbuka) adalah komputer yang bertindak sebagai penengah antara internet dan komputer Anda. Semua lalu lintas internet yang diarahkan melalui server proxy akan terlihat sepertinya berasal dari alamat IP yang bukan alamat IP komputer Anda. Tidak seperti server VPN, server proxy tidak memiliki perlengkapan sumber daya pendamping untuk mengenkripsi lalu lintas internet yang melewatinya, dan oleh karena itu memiliki kemampuan untuk menerima koneksi secara serempak dari banyak pengguna (pada waktu yang bersamaan). Biasanya, server proxy berkomunikasi dengan internet memakai salah satu, bisa HTTP atau SOCKS.

Baik dan Buruknya Server Proxy HTTP dan SOCKS

Untuk memahami lebih jauh tentang perbedaan antara kedua protokol ini, merupakan tindakan yang bijaksana untuk meninjau lebih dulu kebaikan dan keburukan dari masing-masing jenis server proxy.

Server Proxy HTTP

Protokol HTTP dirancang untuk menafsirkan lalu lintas internet pada level HTTP. Artinya bahwa, server proxy jenis ini bukan hanya mampu menangani lalu lintas pada URL yang diawali dengan shttp: // atau http://, namun juga sama efektifnya untuk berselancar di web. Tetapi, karena server tersebut tidak melakukan apa pun selain dari menangani permintaan (request) HTTP, server proxy ini cenderung lebih cepat daripada server VPN kelas biasa milik Anda atau pun proxy SOCKS.

Proxy HTTP proxies cenderung lebih murah dan sama efektifnya untuk menyembunyikan alamat IP Anda dari pemeriksaan mendasar yang menjadikannya sebagai salah satu pilihan yang sempurna guna mengakses situs web yang menerapkan pembatasan geografis dan pembuatan akun. Tetapi lagi-lagi, proxy tersebut hanya mumpuni untuk mengakses situs web saja, tidak lebih dari itu.

Server Proxy SOCKS

Server SOCKS sama sekali tidak perlu memprediksi lalu lintas jaringan. Dengan demikian, akan menjadikannya jauh lebih fleksibel, sayangnya, jadi lebih lambat juga. Salah satu keuntungan terbesar dari protokol SOCKS adalah daya dukungannya terhadap semua dan apa pun jenis lalu lintas internet termasuk SMTP dan POP3 (untuk email), demikian juga tangguh untuk FTP dan berkas jenis torrent. Tetapi salah satu dari kelemahan terbesarnya adalah masalah keamanan yang kurang lebih setara dengan HTTP.

VPN

VPNTidak seperti proxy, VPN (Jaringan Privat Virtual) membuat kanal atau lorong yang diperkuat dengan enkripsi antara server induk dan komputer pengguna. Perlu kiranya Anda selalu mengecamkan dalam hati, kalau pihak pemerintah dan ISP Anda memiliki kepentingan mereka sendiri untuk memeriksa server VPN tempat Anda terhubungkan, tetapi akan lebih jauh dari itu. Alamat IP dan aktivitas Anda tetaplah tersembunyi dengan memberdayakan metode enkripsi 128-bit.

Boleh dikatakan, server VPN punya kemampuan untuk memantau jejak online Anda. Penyedia VPN umumnya cenderung menghindari pencatatan terlalu mendetail seperti itu. Jadi tanpa perlu dibeberkan lebih jauh lagi bahwa mereka (pemerintah dan ISP) selalu mencurigai aktivitas internet para pengguna dan apa yang telah mereka lakukan terhadap aktivitas online pada intinya bermaksud memberangus tujuan dari penggunaan VPN.

Untuk mempersiapkan VPN, biasanya Anda perlu mengunduh dan memasang klien VPN pada perangkat Anda. Namun, para pengguna tentunya juga punya pilihan untuk menata sendiri komputer atau perangkat mobile mereka hanya dengan pengetahuan komputer yang minim, dan mempergunakan panduan yang diberikan oleh penyedia VPN mereka masing-masing. Setelah segala sesuatunya dipersiapkan, dan apa pun aktivitas internet Anda tanpa memandang program yang mungkin Anda pergunakan akan diarahkan melalui VPN dengan aman.

Salah satu sisi kelemahan dari server VPN adalah masalah harganya, yang menurut perbandingan cenderung agak mahal. Lagi pula, selama jam pemakaian yang padat, server-nya bisa melambat secara signifikan, tentu saja ini bukan berita yang bagus.

Kesimpulannya

Ingatlah selalu poin-poin penting tersebut di atas, tidak salah jika dikatakan, kalau server VPN jauh lebih unggul daripada proxy yang Anda pakai sehari-hari. Bukan hanya karena VPN sangat efektif, namun juga yang terbaik dalam segala bidang yang mampu dikerjakannya. Oleh karena kondisi anonim online Anda ditingkatkan dengan amat sangat, bahkan menjadi satu jalan yang lebih canggih untuk menerobos pemberangusan dari pihak ISP Anda.

Satu-satunya alasan logis mengapa orang lebih memilih proxy dibandingkan VPN adalah pengguna tersebut tidak bersedia membayar layanan seperti itu. Akan tetapi, layanan VPN tidaklah semahal kelihatannya dan cuma perlu membayar sekitar $10 saja (atau kurang) per bulan.

Bermanfaatkah ini? Bagikan!
Bagikan di Facebook
Tweet ini
Tunggu! Nord menawarkan Potongan 75% untuk VPN-nya