Cara Menguji Keamanan VPN Anda

Meskipun VPN luar biasa untuk memproteksi privasi Anda saat berselancar online, namun itu tidak mutlak. Berikut ini beberapa peralatan yang dapat Anda pakai untuk memastikan VPN Anda ekstra aman. Bagikan

Tujuan utama dai penggunaan layanan VPN mana pun adalah keamanan data. Tetapi bagaimana Anda bisa yakin kalau VPN Anda benar-benar memproteksi Anda? Ada beberapa langkah terkait ketika mempersiapkan VPN yang membuka kemungkinan kesalahan sehingga dapat membocorkan data Anda dan mengekspos alamat IP Anda bahkan saat sedang terkoneksi ke VPN.

Dalam artikel ini, kami akan memandu Anda mengupas berbagai peralatan yang dapat digunakan untuk memverifikasi koneksi VPN atas beraneka macam kebocoran. Semua peralatan pengujian yang disebutkan akan memberitahukan Anda bila VPN benar-benar memproteksi Anda atau tidak.

  1. Pengujian Kebocoran DNS

DNS tidak lain adalah Sistem Nama Ranah/Domain. DNS digunakan untuk menyediakan akses lebih mudah ke situs web dengan menerjemahkan nama ranah menjadi alamat IP yang sesuai. Contohnya, vpnmentor.com telah diberikan alamat IP 104.25.7.109.

Pada umumnya, tugas untuk menerjemahkan nama ranah menjadi alamat IP yang cocok dikerjakan oleh Penyedia Layanan Internet (ISP) Anda. Namun, saat Anda menggunakan VPN, alamat IP asli Anda disembunyikan, mencegah orang lain untuk melacak lokasi Anda.

Terkadang, permintaan terjemahan bocor ke luar dari kanal VPN. Oleh sebab inilah, alamat IP dan lokasi ISP Anda terekspos ke dunia luar. Untuk menjalankan Pengujian Kebocoran DNS, cukup sambungkan ke VPN yang lokasinya berada di luar negara Anda. Lalu Anda bisa menggunakan peralatan tertentu seperti dnsleaktest.com. Jika lokasi, alamat IP, dan detail lainnya cocok dengan ISP Anda, DNS Anda berarti bocor.

Ingatlah kalau kebocoran DNS tidak mengekspos alamat IP Anda. Ini akan membocorkan alamat IP dan lokasi dari Penyedia Layanan Internet yang dapat dengan mudah digunakan untuk melacak alamat IP Anda.

Guna mencegah Kebocoran DNS, gunakan VPN yang memiliki sistem DNS terenkripsi sendiri.

  1. Uji Kebocoran Alamat IP

Kebanyakan VPN menyatakan untuk memproteksi alamat IP Anda, namun, kenyataannya sedikit berbeda. Menurut sebuah studi tentang aplikasi VPN, yang tampak adalah 84% dari VPN membocorkan alamat IP penggunanya.

Untuk menguji layanan VPN Anda terhadap kebocoran alamat IP gunakan saja Alat uji Kebocoran IP kami.

Anda harus mengingat bahwa penting untuk menguji layanan VPN atas kebocoran alamat IP saat koneksi VPN aktif serta saat dalam fase sedang koneksi ulang. Sebagian besar VPN akan membocorkan alamat IP Anda saat tengah menyambung ulang setelah koneksi terputus.

Dalam hal putusnya koneksi, VPN seharusnya memiliki tombol pemutus/kill switch yang memblokir total semua lalu lintas internet.

Langkah-langkah untuk menguji VPN atas Kebocoran Alamat IP dalam fase koneksi ulang:

  • Putuskan sambungan internet sambil tetap menjaga koneksi VPN Anda berjalan./li>
  • Setelah koneksi terputus, sambungkan kembali koneksi dan jalankan pengujian beruntun IP test Urut-urutan uji IP. Ini dapat diselesaikan dengan membuka beberapa tab halaman web pengujian IP terbuka dan kemudian menyegarkan masing-masingnya secepat mungkin.
  • Setelah VPN tersambung ulang, stop penyegaran dan periksa hasil pengujian.
  • Bila alamat IP asli Anda terlihat di beberapa tab, Anda terkena kebocoran koneksi ulang.

 

Untuk mencegah kebocoran alamat IP, Anda harus memastikan untuk mendapatkan VPN yang aman. Anda dapat menonaktifkan secara manual koneksi IPv6 pada perangkat Anda bila memiliki kebocoran IPv6. Juga, catat bahwa jika VPN Anda mendukung IPv6, Anda mendapatkan secara otomatis proteksi terhadap IPv4 juga.

  1. Uji kebocoran WebRTC

WebRTC merupakan sebuah properti API yang sebagian besar terlihat dalam peramban web seperti Firefox, Chrome dan Opera dan memungkinkan berbagi berkas P2P bersama dengan obrolan suara dan video pada peramban web, tanpa memerlukan pengaya eksternal atau ekstensi apa pun. Ada berbagai pengaya tersedia untuk menambah dukungan WebRTC secara eksternal untuk Internet Explorer dan peramban lain.

Saat alamat IP Anda bocor keluar melalui API WebRTC, terjadi kebocoran WebRTC. Anda dapat menguji VPN Anda atas kebocoran WebRTC dengan mengunjungi situs web, Uji WebRTC Perfect Privacy.

Anda dapat menonaktifkan WebRTC dalam peramban yang Anda gunakan untuk mencegah kebocorannya.

Uji Kecepatan VPN

Bersama dengan privasi dan keamanan, merupakan salah satu aspek paling penting dari semua layanan VPN. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan VPN. Berikut ini daftar beberapa di antaranya.

  1. Keterbatasan Penyedia Layanan Internet Anda

Tidak memandang seberapa cepat VPN Anda, kecepatannya tidak akan pernah bisa melebihi kecepatan yang disediakan Penyedia Layanan Internet Anda. ISP Anda mengendalikan kecepatan total internet Anda.

  1. Taraf enkripsi

Dengan meningkatnya taraf enkripsi, kecepatan VPN mulai menurun. Protokol L2PT lebih aman dari protokol PPTP tetapi memiliki kecepatan jauh lebih kecil. Bila sebagian besar tugas yang Anda lakukan pada internet tidak memerlukan enkripsi dengan taraf tinggi, lebih baik menggunakan taraf enkripsi lebih rendah.

  1. Jarak fisik antara pengguna dan server VPN

Ini merupakan aspek paling umum yang mempengaruhi kecepatan VPN. Bila Anda di India dan menggunakan server VPN yang berlokasi di Amerika Serikat, Anda akan terpaksa berurusan dengan kecepatan internet lebih rendah. Pemilihan layanan VPN yang servernya berlokasi dekat Anda akan memecahkan masalah ini.

  1. Jumlah pengguna aktif pada server VPN

Banyak layanan VPN populer server mereka memiliki beban jumlah server berlebihan yang berakibat kecepatan yang lambat. Sebelum Anda membeli VPN, pastikan kalau mereka menyediakan halaman status server dengan informasi lebar pita waktu real.

  1. Pengaturan Dinding Api

Pengaturan Dinding Api Anda haruslah tidak mengganggu lalu lintas VPN atau kinerja CPU sebab itu bisa mempengaruhi kecepatan sampai taraf tertentu.

  1. Daya proses perangkat Anda

Kapan pun VPN aktif pada komputer atau ponsel Anda, perangkat Anda akan terus-menerus bekerja di latar belakang untuk mengenkripsi dan mendekripsi setumpuk informasi. Ini menggunakan daya pemrosesan yang cukup besar. Semakin tinggi kecepatan internet, makin besar kebutuhan daya pemrosesan.

Jadi, sekalipun VPN Anda cepat dan Anda memiliki koneksi internet berstandar tinggi, CPU Anda mungkin saja membatasi kemampuan kecepatan penuh Anda.

Untuk menguji VPN Anda atas kecepatan, kunjungi situs web Speedof.me

Apa yang lakukan bila Anda memiliki kebocoran?

Bila Anda memiliki kebocoran VPN, Anda dapat menghubungi tim dukungan VPN dan coba untuk memperbaiki masalahnya. Selain dari itu, Anda dapat beralih ke layanan VPN berkualitas tinggi yang tidak akan membocorkan data Anda. Layanan VPN pada umumnya menarget para pengguna tidak berpengalaman dan memancing pengguna dengan teknik pemasaran VPN mereka.

Berikut adalah daftar VPN yang kami rekomendasikan.

Dengan peralatan ini, Anda dapat menguji VPN Anda guna memastikan VPN ini mengamankan data Anda dan tidak membocorkan informasi Anda.

Bermanfaatkah ini? Bagikan!
Bagikan di Facebook
0
Tweet ini
1
Bagikan bila Anda pikir Google tidak mengenal Anda dengan baik
0